#Leave All and Go#
Berfikir realistis, dan tak punya harapan.. tak berarti kemarin masih berharga seperti saat ini,, ku tak tahu dimana sekarang berada.. apapun tak ku ketahui. Tapi bisakah mereka mengerti apa yang terjadi??
Sekitar 5 bulan yang lalu, ku berpikir tuk lebih berani.. 'Dya' orang yang kusukai... ku harus mengatakan kebenarannya,, maka itulah yang kukatakan.. tapi,, Dya hanya diam membisu.. aku sungguh berharap itu adalah jawaban positif,, Aku merahasiakan semuanya dari orang-orang terdekat. Terpikir olehku Tsani,, ku berharap Dya pengganti Tsani.. berapa kali aku keliru??
4 bulan sesudahnya,, tanpa kabar sedikitpun.. aku tak bisa mengerti?? akupun tetap menjalani pekerjaan sampingan ini.. aku masih saja pusing.. Jika bisa kukatakan dan jika di perbolehkan,, ingin kukatakan.. Aku Sakit Hati. Seorang teman tetap menghiburku,,
MOS telah berlalu, aku mulai bisa tenang.. tak lagi memikirkan Dya.. seorang anak yang hampir seumuran,, mulai terpikir olehku.. kurasa anak itu mengetahui tulisanku ini.. ya, Pasti! Dya tlah menghilang.. hingga anak itu kembali menanya aku dan Dya ada apa?? apa yang bisa kujawab?? ku saat itu berharap anak itu tidak mengetahui isi hatiku.
Ya, ku jawab sebisa ku berbohong,, maaf jika ku berbohong... Aku tak ingin Anak itu tahu perihal perasaanku padanya, tapi beberapa hari yang lalu Adik Dya,, menghujam ulu hatiku.. awalnya aku bertanya 'maaf dma Dya kni yo?'.. Adik yang super Judes itu jawab begini 'Ndag tw.. ko sia e0ch?' dan setelah ku desak terus, dia menjawab 'HAHAHA Jan gaduah jo kak Dya lae!! Nyo lah Pnyo!' betapa tidak sakit hatiku?? kemarin ku menguatkan hati.. dan ku kirim ke Dya begini 'Langkahmu tlah ku tinggalkan, jika kau masih berharap pada T**AR.. mungkin aku engkau anggap 'Gila' tapi ya,, tak perlu Engkau membalas'
Dan saat ini aku mencurahkan seluruh isi hatiku,, bahwa ternyata Anak yang kusuka itu juga di kejar temanku.. dan aku juga ingin menyatakan suatu keadaan dimana diriku,, mengaharapkan seorang yang seperti Tsani dahulu.. Tsani yang pengertian, sebagai perisai,, dan tak pernah berpaling.. masih teringat bagiku senyumnya,, tapi Tsani telah pergi... aku tahu itu, kami berjanji, akan bertemu lagi suatu saat nanti.. dan sadarkah Engkau yang membaca sekarang ini?? aku berharap, kau dapat menjadi pengganti Tsani.. lupakan semua Pikiran Negatif tentangku, karena aku memang tak memiliki sifat itu..
Dan, diakhir ini aku tetap mengingat Alif juga menyukaimu,, tapi.. kali ini ku hanya menyatakan perasaanku,, Maukah kau menerima ku Tia?? kita coba membangun semua berdua.. ku harap jawabanmu secepat yang engkau bisa..
0 komentar:
Posting Komentar